Select Page

Investasi

 

Suku bunga memiliki pengaruh terhadap harga saham. Suku bunga BI atau disebut juga suku bunga acuan bagi perbankan dalam menentukan bunga tabungan, pinjaman, deposito dan instrument keuangan lainnya.

Ketika BI mengumumkan adanya kenaikan suku bunga, maka IHSG akan mengalami penurunan dan pemilik dana cenderung akan memindahkan dananya dari pasar modal ke instrumen keuangan lainnya baik itu deposito, obligasi maupun tabungan, sehingga akan mendapatkan return yang lebih tinggi dari pada pasar modal. Sebaliknya, apabila suku bunga BI turun, maka IHSG akan cenderung naik dan para pemilik dana akan memindahkan dananya dari instrument keuangan lainnya baik itu deposito, obligasi maupun tabungan ke instrumen investasi untuk mendapatkan return yang lebih tinggi

Adanya kebijakan menaikkan atau menurunkan suku bunga oleh BI disebabkan oleh tingkat inflasi. Apabila terjadi inflasi yang tinggi, maka BI akan menaikkan suku bunga agar masyarakat kembali menyimpan uangnya di bank. Sehingga permintaan/tingkat konsumsi akan berkurang dan dapat mengurangi jumlah uang beredar. Sebaliknya, apabila inflasi sangat kecil, maka BI akan meningkatkan suku bunga agar masyarakat tidak hanya menyimpan uangnya di bank dan mendorong agar meminjam uang dari bank untuk membuka usaha yang pada akhirnya akan menyerap tenaga kerja kemudian berdampak pada peningkatan perekonomian dan naiknya tingkat konsumsi.

Naik turunnya tingkat suku bunga akan berpengaruh pada harga saham, tapi ingatlah bahwa di pasar modal terdapat banyak faktor yang menyebabkan perubahan harga saham. Hal terpenting adalah melihat prospek perekonomian dalam jangka panjang

error: CTRL + D = COPY